You are here
4 Asumsi Motif Video Iklan Grab Indonesia Ini di Luar Nalar Sains & Teknologi 

4 Asumsi Motif Video Iklan Grab Indonesia Ini di Luar Nalar

Jakarta, 20 September 2016 – Grab Indonesia menuai banyak cemooh lantaran video promosinya menampilkan konten yang sadis dan berbau kekerasan tanpa peringatan. Terlepas dari unsur grafis tersebut, video promosi ini juga dinilai tak tertarget dengan tepat, lantas netizen menaruh curiga pada motif di balik penayangannya.

  1. Grab baru mendapatkan pendanaan $750 juta
    Nyaris Rp 10 triliun rupiah modal yang ditanamkan pada perusahaan aplikasi pemesanan transportasi ini. Dengan kocek sedalam itu, tim Grab diberitakan sedang melakukan testing kemampuan dari para pembuat video nasional. Diiming-imingi gaji yang besar, para pembuat video dituntut untuk mengeksekusi naskah dan editing hingga menyaingi film Azrax dan DPO yang melegenda.
  2. Syuting The Walking Dead series
    The Walking Dead adalah serial TV asal Amerika Serikat tentang kebangkitan zombie di tengah masyarakat. Seiring popularitasnya, termasuk di Indonesia, The Walking Dead tentu saja ingin lebih dekat dengan audiensnya di Indonesia dengan melakukan syuting di Ibukota. Video promosi Grab Indonesia nampaknya adalah trailer dari serial tersebut untuk musim selanjutnya.
  3. Grab Indonesia ingin memperingatkan Batman
    Hingar-bingar kota metropolitan Jakarta tentunya lekat dengan segala tindak kriminal. Two-Face yang sebelumnya dikenal sebagai pengacara bernama Harvey Dent diduga mencoba memperingatkan Batman atas kedatangannya. Dalam sebuah foto yang pertama kali diunggah oleh akun Twitter @BestofNetizen menunjukan relasi antara Dinda (pemeran video promosi Grab Indonesia) dengan Harvey Dent. Jika benar demikian maka sidang Jessica-Mirna pun seharusnya akan diselesaikan oleh Harvey Dent sebelum pada akhirnya dia membuat onar di Jakarta.
    sumber: BestofNetizen
  4. Video disutradarai oleh Jonru sebagai klien kompetitor Grab Indonesia
    Siapa yang tak kenal Jonru? Seorang ahli tipu muslihat yang bahkan Loki Odinson pun dibuat minder olehnya. Narasumber yang tak ingin disebutkan namanya mengaku pada tim GrupSebelah bahwa Jonru adalah sutradara dari video tersebut yang didukung oleh perusahaan kompetitor. Dari pengakuannya kami memahami bahwa ranah videografi menjadi tantangan baru bagi Jonru untuk mengeksploit konten negatif di tengah para netizen nan budiman.

Nah, dari kacamata pemahaman Anda tentang Grab, Jonru, dan DC Universe, motif mana yang menurut Anda paling masuk akal? Apakah Anda memiliki pandangan lain? Memang disayangkan bahwa video promosi tersebut kini telah dicabut peredarannya.

Related posts

Leave a Comment