You are here
Keranda Terbang, Berpotensi Menjadi Sumber Energi Baru Umat Manusia Hingga Diangkat ke Layar Lebar Sains & Teknologi 

Keranda Terbang, Berpotensi Menjadi Sumber Energi Baru Umat Manusia Hingga Diangkat ke Layar Lebar

Warga Sawangan, Kota Depok, digegerkan dengan laporan penampakan sebuah keranda terbang oleh beberapa saksi mata. Hal ini sontak memancing banyak perhatian dari masyarakat di sekitar, beberapa menyangkal kebenarannya, namun sebagian lainnya meyakini adanya sumber energi baru bagi umat manusia.

Kejadian bermula ketika tiga hingga lima warga di lingkungan RT 001/04 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Depok, melihat penampakan sebuah keranda melayang seperti digotong tanpa orang. Laporan tersebut membuat banyak pihak melontarkan asumsinya, seperti yang biasa dilakukan, dan tak sedikit pula yang memanfaatkan momen untuk mencari tenar bahkan keuntungan.

“Beberapa hari ini ramai dari media televisi jadi lokasi syuting. Semalam juga ada pas malam Jumat,” kata warga Sawangan, Rahmat, mengutip pemberitaan dari Okezone (19/8).

Tim GrupSebelah.com mencoba menggali berita tersebut untuk menjadi bahan konsumsi para netizen, satu hal yang menarik ditemui ialah kabarnya Reza Rahadian sedang dihubungi oleh produser untuk memainkan peran sebagai tokoh utama di balik film layar lebar tentang keranda mayat. Bagi yang belum akrab oleh namanya, Reza Rahadian merupakan aktor muda Indonesia yang saat ini sanggup memerankan tokoh siapapun termasuk memerankan Reza Rahadian itu sendiri.

Tak jauh dari keramaian yang riuh rendah di lokasi kejadian, tim kami turut melihat sesosok pria dengan ciri-ciri mirip Professor Erik Selvig. Besar dugaan tim kami ialah ahli ilmu astropsikis tersebut sedang meninjau kemungkinan adanya sumber energi tak terbatas demi memenuhi riset yang sebelumnya sempat tertunda. Menurut hipotesis Prof. Erik, sumber energi tak terbatas datang dari dunia yang bukan dihuni oleh manusia seperti yang kita ketahui saat ini.

Jika benar demikian adanya, maka netizen Indonesia tak bisa lagi mengolok-olok pihak yang memberikan sesajen, berziarah, dan segala aktivitas bodoh lainnya.

Bagi kubu netizen yang kontra akan teori tersebut hanya menganggap bahwa keranda terbang adalah apa yang mereka dapatkan jika menolak inovasi dan perubahan terhadap tren perilaku digital masa kini. Sungguh tak masuk akal memang.

 


header picture: harapanrakyat.com

Related posts

Leave a Comment