Tak Ingin Punya Cucu, Ibu Ini Menuntut Anaknya Memiliki Pikachu

Jakarta, 12 Juli 2016, demam Pokemon GO menyentuh berbagai lapisan masyarakat dalam skala yang sangat signifikan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dari anak-anak hingga orang dewasa turut memainkan permainan terbaru dari franchise Pokemon yang telah berumur 20 tahun ini.

Pokemon GO menuntut pemainnya untuk terjun aktif ke luar dan melakukan pergerakan dalam mencari Pokemon memanfaatkan fitur GPS, Augmented Reality (AR), dan akses Internet melalui perangkat lunaknya. Melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, seorang ibu paruh baya asal Jakarta justru mengaku sedih dan kecewa.

“Pokemon GO terlihat menyenangkan dan menjadi semangat baru, namun sayangnya anak saya si Johan tidak memiliki waktu untuk hal tersebut. Padahal rekan-rekan sebayanya juga menikmati permain tersebut,” kata Eriska Sari pada GroupSebelah.com.

Singkat cerita, Eriska kecewa lantaran Johan sibuk mengurusi keluarga barunya. Dalam lubuk hati terdalam, Ia ingin Johan bahagia ketika memamerkannya Pikachu, bukannya memberikan seorang cucu. Apalagi belakangan diketahui bahwa Johan belum menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Menengah Pertama saat ini.